Video Pelantikan DPRD NTT

KETUA DPRD NTT: AKHIRI MASA JABATAN DENGAN RASA BANGGA DAN TERHORMAT

DPRD Provinsi NTT kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penutupan Masa Sidang II Tahun Sidang  2023 – 2024 dan pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2023-2024 yang diawali dengan penyerahan laporan RESES pada masa persidangan II dari ketua DPRD kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia J. Nomleni didampingi Wakil Ketua DPRD masing- masing Ir. P.Christian Mboeik, M.Si dan Aloysius Malo Ladi, SE bersama Sekda Provinsi NTT, Kosmas Damianus Lana dan dihadiri Anggota DPRD Provinsi NTT serta Forkopimda Provinsi NTT bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi NTT, Senin (13/05/24)

Mengawali sambutannya, Ketua DPRD Provinsi NTT mengatakan, Masa Persidangan Ketiga ini merupakan masa persidangan terakhir bagi DPRD Provinsi NTT Masa Jabatan Tahun 2019/2024, karena itu  DPRD perlu mengevaluasi kembali semua tugas-tugas yang menjadi kewajiban yang belum sempat  diselesaikan. Lanjut Emi, masih cukup banyak kegiatan strategis yang menjadi tugas dan tanggungjawab Anggota DPRD Provinsi NTT masa jabatan Tahun 2019/2024 yang harus diselesaikan pada masa persidangan ketiga Tahun ini, yaitu pembahasan LKPJ Kepala Daerah Provinsi NTT Tahun 2023, pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2023, pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2025, Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS tahun 2024 serta pembahasan Ranperda RTRW Provinsi NTT Tahun 2024-2043. Karena itu Emi Nomleni berharap pada sisa masa jabatan ini harus lebih fokus dan lebih bersungguh-sungguh menyelesaikan semua tugas dan kewajiban agar dapat mengakhir masa jabatan dengan rasa bangga dan terhormat.

“ Kita tentu semua berharap, dapat menyelesaikan semua tugas dan kewajiban kita sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT masa jabatan Tahun 2019-2024 dan dapat mengakhir masa jabatan dengan rasa bangga dan terhormat.” Katanya.

Diakhir sambutannya, Emi Nomleni berharap permasalahan yang terjadi pada Bank NTT dapat segera diselesaikan sehingga Bank NTT tetap menjadi Bank milik daerah yang menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“ DPRD terus mendorong untuk Pemerintah dapat menyelesaikan persoalan Bank NTT. Keputusan untuk melakukan KUB antara Bank NTT  dengan Bank DKI melalui Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa pada tanggal 08 Mei 2024 harus dikawal dengan baik  sehingga Bank NTT akan tetap menjadi Bank milik daerah yang memberikan kebanggaan bagi NTT.” ***TIM OK

 

Additional information