KOMISI V PANTAU KESIAPSIAGAAN BENCANA DI PUSDALOPS, KALAK BPBD TERIMA KASIH KOMISI V DPRD NTT

  • Print

komisi V pantau bencana NTT

Sebagai bentuk dukungan reaksi cepat penanggulangan bencana hidro metrologi di  terus terjadi di Nusa Tenggara Timur, Rombongan Komisi V DPRD Provisni NTT pada Selasa (4/7) sekira jam 11.00 WITA tiba di Pusat Pengendalian Operasional  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi  NTT (PUSDALOPS BPBD) yang terletak di Lasiana Kota Kupang untuk memantau kesiapsiagaan penanganan bencana di  NTT.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Komisi Yunus H. Takandewa, S. Pd didampingi Wakil Ketua Ir. M. Ansor Orang dan Kristien Samiyati Pati, SP serta Sekretaris Jan Pieter Dj. Windy, SH, MH. bersama Anggota Komisi V yakni Eduard Markus Lioe, S.IP, SH, MH,  Fraksi HANURA, Drs. Obed Naitboho, M. Si/Fraksi Nasdem, Drs. Johanis Lakapu, M.Si/Fraksi PKB serta Jimur Siena Katrina/Fraksi PAN dan dr. Christian Widodo/Fraksi Gabungan Demokrat Solidaritas Pembangunan.

Rombongan Komisi V diterima langsung Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Ambros Kodo, S.Sos dan jajarannnya.

Setelah menerima Tim Komisi V, Kalaka BPBD langsung mengarahkan menuju ke ruang operasional pusat mitigasi ke bencana untuk melihat perkembangan terkini informasi kebencanaan di NTT.

Menurut Kalak, Saat ini beberapa daerah di Provinsi NTT sedang di landa bencana hidro metrologi yang perlu menjadi perhatian  bagi semua pemangku pengambil kebijakan di daerah ini.

“Saat ini, kita di NTT sedang dilanda beberapa bencana, yakni erupsi ile lewotolok yang telah terjadi erupsi dan status “SIAGA”, serta bencana banjir di beberapa kabupaten yakni, kabupaten Rote NDAO, Kab, Sumba Timur,  Kabupaten Nagekeo, Kabupaten TTS, dan Kabupaten Malaka” terang Kalak.

Lebih lanjut, Kalak BPBD menjelaskan, sejauh ini hanya TTS yang dilaporkan ada korban jiwa.” Berdasarkan rilis BNPB, di TTS ada 3 (tiga) korban jiwa bahkan satunya ditemukan  terseret hingga di Malaka, katanya.

Menanggapi berbagai informasi kebencanaan dan penangannnya, Ketua Komisi V Yunus Takandewa sangat mengapresiasi kesiapsiagaan yang dilakukan BPBD NTT.

“saya baru saja pulang dari Sumba Timur, salah satu lokasi terdampak adalah Wula Waejelu. Juga Di Nagekeo yang membuat beberapa tiada jalan putus, juga Malaka, dan TTS serta Rote NDAO. Termasuk erupsi ile lewotolok. Kita minta BPBD tetap senantiasa berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten untuk cepat respon, mana kala sudah ada laporan dari masyarakat, termasuk dari media sosial” ungkap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT ini.

Lebih lanjut, putra Tabundung ini mendorong BPBD agar terus melakukan edukasi. “Kita berharap BPBD terus melakukan edukasi dan perbaikan sistem komunikasi dengan masyarakat terkait mitigasi bencana maupun untuk menghindari adanya jatuh korban, juga sebagai bentuk kehadiran negara” terang Yunus yang adalah Mantan Wakil Ketua DPRD Provisni NTT.

Terkait hal ini Kepala BPBD menyampaikan terima ksih atas berbagai dukungan terkait mitigasi bencana. “Pusdalops beroperasi 24 jam dan siap memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Terkuat laporan adanya 100 rumah di TTS terendam bencana kita akan cek dan kooordinasi dengan BPBD TTS dan masyarakat yang ada disana” terang Ambros.

 

Diakhir pertemuan Yunus Takandewa mengingatkan dan mendorong BPBD NTT untuk tetap berkoordinasi intens dengan BPBD Kabupaten Kota untuk segera segera merealisasikan Dana Bantuan Seroja.

“Kita mendorong agar BPBD NTT tetap terus berkooordonasi dengan BPBD Kabupaten Kota, tentunya sesuai dengan regulasi yang ada untuk segera merealisasikan dana seroja yang sudah ada di rekening kabupaten/kota. ”  kata Yunus.*** bg